Posts Tagged ‘taksi’

Pertamina Sarankan Taksi Gunakan BBM Non Subsidi

26 November 2010

Foto: Indomigas.com

Pertamina akan melakukan pembatasan BBM bersubsidi yang akan dimulai 1 Januari 2011 mendatang, program ini juga dikenakan untuk taksi. Alasan yang dikemukakan pemerintah adalah taksi menggunakan premium lebih banyak daripada pemakaian yang digunakan masyarakat

Menurut Mochamad Harun, Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero),  taksi-taksi juga seharusnya tidak memakai BBM subsidi, meskipun termasuk dalam kendaraan umum. Sekitar 10.000 taksi setiap harinya sangat haus bensin hingga 300 kiloliter sebulan. Taksi yang digunakan untuk keperluan bisnis dan memperoleh keuntungan seharusnya ikut terkena pembatasan juga. (more…)

Iklan

Info Taksi Jakarta (Lagi)

21 September 2010

bluebird
Blue Bird 79171234
t trans silver logo
Silver Bird 7941234
7981001
86600745
gamya
Gamya 87795555
8403838
Batavia
7336776
Pusaka
7941234
Cendrawasih
4602706
Centris
5268922 /5843126 /8009641
Citra
7817771 /7817233 /8451717
Dian
4250505 /5807070
Dynasty
5680986
Express
2650-9000
Gading
4613001 /4613002 /5551840
Koperasi
8408877
Kosti
7801333 /7445055 /7875166
Jakarta International
3143777
Liberty
8708888 /7398303 /351845
Lintas Buana
87755555
Master
5854545 /5847724
Maya Kencana
7401809
Metropolitan
4204444 /4207277 /4202222 /5807070
Morante Jaya
4603333 /7990429 /7971245
Prestasi
4754545
Putra
7817771
Queen
6410001 /8710824
Rajawali
8401133
Ratax
7398669 /7398303 /5302625
Royal City
8500888 /8011667
Sri Medali
8005555 /8006666 /8091650
Steady Safe
3922222 /3143333 /3900001 /3103344
Tiffany
5854545

Sumber: http://www.tmcmetro.com

Supir Taksi Demo di Tanjung Priok

20 September 2010

foto Foto:  TEMPO/Panca Syurkani

Jakarta – Sebanyak dua ratus supir taksi berencana melakukan aksi unjuk rasa di PT Transport Nusantara Indonesia, Jalan Danau Sunter Utara Raya, Tanjung Priok, Jakarta Utara, pukul 09.00 WIB nanti.

Padahal, Jalan R.E. Martadinata, Tanjung Priok, yang ambles sedalam 7 meter dan sepanjang 103 meter sudah ditutup sejak Kamis pekan lalu. Demonstrasi digelar untuk menuntut pencairan dana iuran surcharge serta kejelasan status mobil setelah supir membayar pendaftaran dan cicilan selama 5 tahun.

“Kemacetan lalu lintas akan kami antisipasi karena Jalan Danau Sunter Raya adalah jalan alternatif utama dari Jalan RE Martadinata,” kata Kepala Kesatuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Jakarta Utara Komisaris Irvan Prawiraputra kepada Tempo pagi ini.

Para pengunjuk rasa adalah pengemudi Taksi Trans Cab yang tergabung dalam SBSI. Dalam unjuk rasa mereka dipimpin oleh Budiman Ujung. Menurut Irvan, massa berkumpul di Jalan Bojong Raya RT 13/RW 04 Kelurahan Rawabuaya, Cengkareng, Jakarta Barat. “encananya, massa membawa taksi masing-masing. “Mereka sepakat akan berunjuk rasa dengan tertib dan tidak anarkis.”

Dicomot dari: Tempo Interaktif

Hendri Tumbur: Pengguna Taksi Butuh Keamanan dan Kenyamanan

30 April 2010

Pengguna jasa layanan angkutan umum taksi di Jakarta memperhatikan sarana fisik dalam layanan perusahaan taksi. Selain faktor keamanan, mereka akan lebih merasa nyaman dan senang manakala angkutan taksi tersebut dilengkapi fasilitas fisik seperti AC (air conditioning), bacaan, atau bahkan televisi.

“Kelengkapan fasilitas taksi tersebut akan mengangkat citra merek perusahaan taksi, khususnya di Jakarta, lebih baik.” kata pro-movendus Hendri Tumbur (46) di Aula Serbaguna Program Pascasarjana Universitas Padjadjaran (Unpad), Kamis (29/4). Mengurai hasil penelitian untuk disertasi doktor dengan judul Pengaruh Penyampaian Jasa dan Tuntutan Pelanggan terhadap Nilai Pelayanan serta Implikasi pada Citra Merek Jasa Angkutan Taksi di Jakarta”, menurut pria kelahiran Binjai, Sumatera Utara, 5 Februari 1964, ini, para penggunajasa taksi di Jakarta mencermati pelayanan taksi. Misalnya dalam proses pemesanan, taksi yang dipesan harus datang lebih tepat waktu. (more…)

1.000 Taksi di Taipei Dilengkapi WiMax

5 Maret 2010

Taipei-Kemudahan mendapatkan informasi dan berkomunikasi dengan siapa saja dimanfaatkan benar oleh Taiwan. Buktinya 1.000 unit taksi di Taipei sudah disiapkan koneksi internet WiMax sehingga penumpang bisa browsing sambil menunggu kemacetan.

Layanan ini bahkan bisa didapatkan secara gratis. VMAX Telecom, salah satu operator Taiwan dari enam operator berlisensi, telah memproyeksikan bahwa di 1.000 taksi nantinya akan ditumpangi sedikitnya 15.000 orang per hari. Perkiraan tersebut adalah rata-rata 15 penumpang per hari per taksi. Angka ini juga nantinya akan dipelajari sebagai bahan studi seberapa besar masyarakat Taiwan ber-internet ria saat berada di taksi.

Dibandingkan dengan koneksi internet melalui 3G, WiMax mampu memberi kecepatan sampai dengan 10 Mbps atau 10 kali lebih cepat dibandingkan teknologi 3G maupun HSDPA yang ada saat ini. Indonesia seharusnya mencontoh Taiwan, nih…[Tom]

Dicomot dari: Inilah.com

Riwayat Taksi Betawi Tempo Doeloe

31 Januari 2010

Oleh Hendi Johari, peneliti dan wartawan lepas

Jumlah taksi di Jakarta,kini sudah mencapai angka ribuan. Padahal dulu jumlahnya hanya puluhan dan dikonsumsi oleh kalangan berduit saja. Bagaimana sejarah perkembangan kendaraan bermahkota itu hingga sampai di Batavia (Jakarta)?

Ada sebuah anekdot yang populis di kalangan sopir taksi Jakarta.Anekdot itu berupa pertanyaan usil: apa bedanya penumpang taksi bule dengan penumpang taksi pribumi? Jawabannya: kalau penumpang bule saat naik taksi pemandangan sepanjang jalan yang ia lihat. Nah,kalau penumpang pribumi? Sepanjang jalan yang ia lihat adalah… Argometer! (more…)

Intel dan Taksi

23 Mei 2008

Seorang intel yang terburu-buru segara naik ke dalam taksi. Seperti biasa ketika ada penumpang naik, sopir pun bertanya:
Sopir: Mau ke mana Pak?
Intel: Itu rahasia! (tatap sang intel penuh rasa curiga)

Bule Norwegia Diperkosa Dalam Taksi

24 Februari 2008

Seorang gadis warga negara Norwegia berinisial JVT (21), mendatangi Poltabes Denpasar. Dia melapor karena telah menjadi korban pemerkosaan yang dilakukan sopir taksi di seputaran jalan menuju Jimbaran hingga Nusa Dua.

Kedatangan JVT di Poltabes Denpasar, Bali, Sabtu (23/2/2008) itu, untuk melaporkan peristiwa yang menimpa dirinya pada Kamis (21/2) pukul 02.00 Wita lalu.

Saat itu, JVT menghentikan taksi dari Kuta menuju ke tempat tinggal sementaranya di Hotel Sari Segara Resort, Kedonganan Kuta. Keadaan Jenny saat itu masih mabuk berat usai dugem di sebuah diskotek di wilayah Kuta.

Kemudian, kondisi JVT dimanfaatkan sopir taksi untuk melakukan aksi perkosaan. Setelah puas melampiaskan nafsu birahinya, sopir taksi meninggalkan JVT tergeletak di jalan.

Setelah sadar dan siuman, JVT yang memegang nomor paspor 21277921 ini pun, langsung mencari seorang rekannya dan melaporkan ke Polsek Kuta Selatan. Namun oleh polisi diarahkan ke Poltabes Denpasar, yang ada unit ruang pelayanan khusus untuk perempuan dan telah divisum di RS Sanglah.

Perwira Humas Poltabes Kompol Ketut Suwetra membenarkan adanya laporan itu. “Masih diselidiki oleh buser karena korban juga sulit dimintai keterangan,” kata Suwetra. JVT mengaku tidak ingat jenis taksi termasuk ciri khusus lantaran saat itu dia mabuk. (Dewi Umaryati/Sindo/ism)

Sumber: Okezone.com