Archive for the ‘Uncategorized’ Category

Cerita Motivasi – Taksi dengan Layanan Limousine

20 Agustus 2010

Cerita Motivasi – Taksi dengan Layanan LimousineSaya ingin berbagi pada Anda sebuah cerita inspiratif yang pernah disampaikan oleh Wayne Dyer. Sebenarnya judul cerita ini bukanlah “Taksi dengan layanan limousine” seperti yang tertulis di atas, tapi “Why Do Ducks Quack and Eagles Fly” atau “Mengapa Bebek Menguik dan Elang Terbang”
Jadi begini…

Suatu ketika, Harvey Mackay (nampaknya sang pembicara motivasi juga) sedang menunggu antrian taksi di sebuah bandara. Kemudian, sebuah taksi mengkilap muncul dan mendekatinya.

Sang supir taksi pun keluar dengan berpakaian rapi, dan segera membukakan pintu penumpang. (more…)

Booking Taksi dengan Aplikasi UberCab di iPhone

7 Juli 2010

UberCab-iPhone-App.jpg Memesan taksi bisa dilakukan dengan menggunakan aplikasi UberCab yang ada di iPhone. Anda hanya perlu mengakses melalui layanan penyedia taksi yang telah tergabung dengan UberCab.

Pertama, Anda perlu melakukan registrasi terlebih dahulu, lalu men-download aplikasi. Setelah aplikasi tampil di layar iPhone, maka Anda tentukan lokasi penjemputan. Sopir taksi akan segera menjemput Anda setelah mendapat lokasi dari operator taksi.

Sayangnya layanan ini belum tersedia di Indonesia dan yang pasti Anda akan dikenai charge atas pemesanan tersebut.

Sumber: Techcrunch

Ratusan Sopir Taksi di Semarang Mogok Kerja

26 Januari 2010

Liputan6.com, Semarang: Ratusan sopir taksi dari armada New Atlas di Kota Semarang, Jawa Tengah, Senin (25/1), menggelar aksi mogok kerja. Mereka menolak kebijakan kenaikan setoran secara sepihak yang dinilai sangat memberatkan para sopir. Ratusan sopir taksi ini hanya memarkirkan mobilnya di dalam pool perusahaan yang terletak di Jalan Kaliwiru, Kota Semarang.

Para sopir ini memilih bertahan dan tidak melakukan apapun sampai tuntutan mereka dipenuhi. Aksi mogok kerja ini sebagai bentuk protes atas kebijakan pimpinan New Atlas yang baru, yang dinilai sewenang-wenang menaikkan setoran tanpa dibicarakan dengan para sopir terlebih dahulu.

Awalnya setiap taksi diharuskan memnyetor sebesar Rp 75 ribu per hari, kemudian secara bertahap tiap minggunya naik dari Rp 90 ribu. Angka tadi terus merambat naik sampai akhirnya sekarang Rp 135 ribu per hari.

Sudaryanto, salah seorang sopir taksi mengatakan, besarnya setoran ini sangat memberatkan karena pendapatan sopir sekarang kian berat. Selain musim hujan yang mengurangi orang bepergian, saat ini juga banyak penambahan armada taksi baru, baik dari New Atlas sendiri maupun dari perusahaan lain.

“Tentu beratlah bagi kita, sebelum dinaikin saja sudah berat, apalagi sekarang, seharusnya perusahaan tahu bagaimana keadaan kami di lapangan,” keluh Sudaryanto. Menanggapi aksi mogok para sopir, ketika dikonfirmasi pihak perusahaan belum memberikan respons, dan menyatakan belum mau berkomentar.

23 April 2008

Koperasi Taksi Pataga Kembangkan Berbagai Usaha

16 April 2008

Menyikapi tingginya persaingan usaha dalam bisnis transportasi khususnya pengelolaan armada taksi, Koperasi Taksi Pataga mengembangkan berbagai sektor usaha lain untuk mendukung kemajuan usahanya. Demikian disampaikan oleh Ketua Koperasi Taksi Pataga Murdianto saat beraudiensi dengan Wakil Walikota Yogyakarta di Balaikota, Selasa (15/4).

”Saat ini kami merasa persaingan usaha sudah tinggi, dan juga untuk menyikapi berbagai krisis saat ini kami mengembangkan berbagai usaha baru diantaranya simpan pinjam, perbengkelan dan permebelan bahkan Event Organizer (EO) untuk mendukung kemajuan usaha dan sebagai upaya mensejahterakan anggota” Kata Murdianto.

Turut hadir dalam audiensi ini, Kepala Dinas Perindagkop Kota Yogyakarta Ir Aman Yuriadijaya. Ditambahkan oleh Murdianto, pengembangan usaha ini dilakukan karena dalam pengelolaan taksi sudah bisa berjalan dengan baik sehingga modal yang telah terkumpul dikembangkan lagi untuk kesejahteraan anggota. Melalui usaha simpan pinjam, dari modal sebesar Rp 450 juta sekarang telah berkembang menjadi Rp 1,158 Milyar.
Saat ini anggota Koperasi Pataga mencapai 75 orang sebagian besar pengemudi dan mencapai 150 orang dari berbagai mitra kerja yang menjalin kerja sama dengan koperasi. Memiliki armada taksi dengan mobil terbaru
Toyota Vios Limo sejumlah 50 armada yang semuanya dalam kondisi baik.

Wakil Walikota Yogyakarta, H Haryadi Suyuti menyambut baik keinginan Koperasi Pataga ini untuk mengembangkan usahanya, namun tetap mengingatkan untuk menjaga citra Taksi Pataga sebagai usaha utama. ”Basis bisnis adalah jasa transportasi, untuk itu Brand Image Pataga harus kuat baru setelah basis bisnis ini kuat, bisa dikembangkan ke sektor lain.” Kata H Haryadi Suyuti. Ditambahkan pula, saat ini dan dimasa mendatang taksi akan menjadi alternatif transportasi yang praktis, sehingga perlu menjaga kepercayaan masyarakat agar tetap mau menggunakan taksi sebagai alternatif transportasi tersebut.

”Taksi ini praktis, tidak perlu parkir, agar orang mau naik taksi, perlu dijaga kebersihan dan kepercayaan pengguna bahwa naik taksi itu juga aman dan nyaman” tambah Wawali.

Dengan keberhasilan pengembangan sektor usaha ini Wawali mengharapkan nantinya Koperasi Taksi Pataga bisa menjadi inspirator bagi koperasi-koperasi lain untuk terus maju menjalankan usahanya.

Sumber: http://www.jogja.go.id

Cari Taksi Gamya

20 Maret 2008

Hello world!

10 Maret 2008

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!