Menteri ESDM Pantau ‘Setoran Taksi’ Tiap Hari


Jakarta – Target produksi minyak dalam 2 bulan terakhir tidak tercapai. Menteri ESDM Darwin Saleh mengaku dirinya terus memantau berapa pergerakan produksi minyak setiap hari karena target yang meleset itu.

Karena itu, Darwin meminta jajaran pimpinan BP migas yang baru dapat mendorong pencapaian target produksi minyak tahun ini sebesar 965.000 barel per hari.

Darwin menambahkan, dalam dua bulan terakhir target produksi minyak memang belum tercapai, sehingga untuk menutupinya, dalam beberapa bulan ke depan BP migas harus dapat mendorong agar produksi minyak di kisaran 967.000 bph.

“Saya setiap hari lihat setoran minyak mirip setoran taksi berapa angka dan berapa rata-ratanya. Untuk diketahui target rata-rata ke depan 967.000 barel per hari untuk menutupi produksi dua bulan sebelumnya yang tidak mencapai target,” ujar Darwin dalam sambutannya dalam pelantikan jajaran pimpinan BP Migas di Kantor Kementerian ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (25/2/2010).

Darwin menilai perombakan tersebut perlu dilakukan untuk memberikan penyegaran di tubuh BP Migas. “Kepada bapak-bapak diharapkan dapat kasih masukan ke Pak Priyono agar dapat mencapai target poduksi tahun ini sebesar 965.000 bph,” ungkapnya.

Salah satu yang dilakukan untuk mencapai target tersebut yaitu dengan mendorong Blok Cepu agar bisa berpoduksi sesuai target yang diharapkan yaitu 20.000 bph.

“Sehingga kehadiran Pak Haposan sebagai orang yang selama ini mengurusi Blok Cepu mampu membantu BP migas mendorong ini sehingga target produksi nasional bisa tercapai,”

Kehadiran UU lingkungan hidup nomor 32 tahun 2009 merupakan salah satu tantangan yang harus dihadapi BP migas karena ada kekhwatiran kehadiran UU tersebut dapat menyebabkan turunnya produksi minyak para KKKS.

“Itu juga ada konsekuensinya pada biaya sehingga KKKS harus anggarkan budget lebih tinggi. BP Migas harus membantu mereka karena kalau tidak produksi mereka bisa saja turun sehingga mempengaruhi produksi nasional,” tutupnya.

Dicomot dari:  detikFinance

Dicomot dari:  detikFinance

Tag: , ,


%d blogger menyukai ini: