Ratusan Sopir Taksi di Semarang Mogok Kerja


Liputan6.com, Semarang: Ratusan sopir taksi dari armada New Atlas di Kota Semarang, Jawa Tengah, Senin (25/1), menggelar aksi mogok kerja. Mereka menolak kebijakan kenaikan setoran secara sepihak yang dinilai sangat memberatkan para sopir. Ratusan sopir taksi ini hanya memarkirkan mobilnya di dalam pool perusahaan yang terletak di Jalan Kaliwiru, Kota Semarang.

Para sopir ini memilih bertahan dan tidak melakukan apapun sampai tuntutan mereka dipenuhi. Aksi mogok kerja ini sebagai bentuk protes atas kebijakan pimpinan New Atlas yang baru, yang dinilai sewenang-wenang menaikkan setoran tanpa dibicarakan dengan para sopir terlebih dahulu.

Awalnya setiap taksi diharuskan memnyetor sebesar Rp 75 ribu per hari, kemudian secara bertahap tiap minggunya naik dari Rp 90 ribu. Angka tadi terus merambat naik sampai akhirnya sekarang Rp 135 ribu per hari.

Sudaryanto, salah seorang sopir taksi mengatakan, besarnya setoran ini sangat memberatkan karena pendapatan sopir sekarang kian berat. Selain musim hujan yang mengurangi orang bepergian, saat ini juga banyak penambahan armada taksi baru, baik dari New Atlas sendiri maupun dari perusahaan lain.

“Tentu beratlah bagi kita, sebelum dinaikin saja sudah berat, apalagi sekarang, seharusnya perusahaan tahu bagaimana keadaan kami di lapangan,” keluh Sudaryanto. Menanggapi aksi mogok para sopir, ketika dikonfirmasi pihak perusahaan belum memberikan respons, dan menyatakan belum mau berkomentar.

Tag: ,

Satu Tanggapan to “Ratusan Sopir Taksi di Semarang Mogok Kerja”

  1. GaKIndo smart Says:

    Setiap orang sebenarnya dapat melihat peluang untuk meraih hidup layak dari hasil kerjanya.
    Hanya saja selalu terpaku oleh aktivitas kerja harian… semoga mereka bisa melihat peluang untuk meraih kehidupan yang lebih baik dan harmonis…

Komentar ditutup.


%d blogger menyukai ini: