Kecewa, Sopir Taksi Bandar Udara Polonia Mogok


TEMPO Interaktif, Medan: Sekitr 150 sopir taksi di Bandar Udara Polonia, Medan, Sumatera Utara mogok beroperasi, Jumat (15/5). Taksi gelap, ojek, becak motor berkeliaran bebas di bandar udara.

Juru bicara pengunjuk rasa Anggiat Sianipar mengatakan, sopir sudah berulang kali menyampaikan keluhan kepada Kepala Cabang PT (Persero) Angkasa Pura II Medan. Namun pihak pengelolal Polonia itu tak kunjung menertibkan taksi gelap,”Akibatnya sopir taksi resmi kehilangan pencarian,” kata Sianipar.

Menurut Sianipar, sebelum taksi gelap bebas mencari penumpang di Polonia, sopir taksi resmi bandar udara dalam sehari dapat mengantongi Rp 300 ribu. Kini pendapatan tersebut menurun drastis karena harus bersaing dengan taksi gelap.

Sianipar mengatakan, taksi gelap, ojek dan becak bermotor yang mencari penumpang di bandar udara dilindungi petugas Angkasa Pura, “Padahal di sini ada empat perusahaan taksi yang memiliki izin resmi beroperasi di Polonia,”katanya.

Empat perusahaan taksi Polonia yang beroperasi resmi Taksi Karsa, Angkasa Bakti, Taksi Koperasi Karyawan PT (Persero ) Angkasa Pura II dan Taksi Matra dengan total 168 unit.

Fitri, salah seorang penumpang setuju taksi diperbanyak di Bandar Udara Polonia, “Taksi gelap tarifnya jauh lebih murah dibanding taksi resmi,” kata Fitri.

Tag: , ,


%d blogger menyukai ini: