Sopir Taksi Bandara Polonia Mogok Beroperasi


Ratusan sopir taksi Angkasa Bhakti menggelar aksi mogok di depan kantor perusahaan tersebut di Jalan Gurilla, Medan, Sumatra Utara. Mereka memprotes kebijakan baru yang diterapkan Angkasa Pura II selaku pengelola Bandar Udara Polonia tentang pengaturan rute seluruh taksi yang beroperasi di areal bandara untuk pengangkutan setiap penumpang.

Menurut para sopir, sebagai pemilik armada taksi terbesar, Angkasa Bhakti adalah pihak paling dirugikan dengan kebijakan tersebut. Bila sebelumnya seluruh taksi diberi kebebasan untuk antre menunggu calon penumpang di areal bandara, kini jumlah taksi yang masuk dalam antrean dibatasi. Para pengemudi taksi tersebut menilai, akibat kebijakan ini penghasilan mereka jauh berkurang. Dengan demikian, mereka tidak mampu lagi memenuhi uang setoran tetap kepada pengusaha dan mencukupi biaya rumah tangga.

Angkasa Bhakti memiliki 100 armada. Meski hanya 97 taksi yang beroperasi, hanya 18 unit yang diperkenankan masuk menunggu penumpang. Sedangkan selebihnya harus menunggu antrean setelah 18 unit ini mendapat penumpang. Sementara di Bandara Polonia, saat ini ada tiga perusahaan taksi yang beroperasi dengan jumlah armada jauh lebih sedikit.

Menurut mereka, perbandingan antara taksi Angkasa Bhakti dan tiga perusahaan taksi, yakni Kokapura, Matra, dan Karsa, sangat tidak sebanding.

Rencananya, seluruh sopir taksi ini akan berunjuk rasa ke areal Bandara Polonia. Terutama, bila Angkasa Pura II tidak merevisi kebijakan baru tersebut. Sejauh ini belum ada keterangan resmi dari Angkasa Pura II terkait aksi mogok puluhan sopir taksi itu.(ANS/Yudhistira)

Sumber: Liputan6.com

Tag: ,


%d blogger menyukai ini: