Taksi “Blue Bird” Ditolak di Solo


Pengusaha angkutan umum di Kota Solo menolak rencana masuknya armada taksi dari luar kota. Penolakan tersebut ditegaskan terkait adanya rencana taksi Blue Bird masuk ke Kota Solo. Bahkan saat ini proposal tentang rencana tersebut telah diterima Dinas Lalu-Lintas Angkutan Darat (DLLAJ) Kota Solo.

’’Dengan tegas Organda menolak rencana masuknya taksi Blue Bird dari Jakarta ke Solo. Saat ini saja jumlah taksi di Kota Solo mencapai 427 armada di mana kondisi load factor penumpangnya sangat kecil,’’ ujar Ketua Organda Solo, Joko Suprapto, kemarin.

Apalagi rencananya taksi Blue Bird yang akan masuk ke Kota Solo jumlahnya mencapai ratusan. Jika akhirnya Pemerintah Kota (Pemkot) Solo memberikan izin, maka pihaknya akan melakukan demo dan akan menolak secara tegas penambahan jumlah armada taksi di Solo.

’’Jika hal itu sampai terjadi maka kami sangat prihatin sekali. Untuk itu saat ini dari Organda telah mengajukan usulan kepada DLLAJ agar izin tidak diberikan,’’ kata dia lagi.

Menurut Joko Suprapto, rencana masuknya taksi Blue Bird tersebut telah terdengar sejak bulan lalu.

Kondisi saat ini tidak memungkinkan untuk dilakukan penambahan jumlah armada, mengingat dengan jumlah armada saat ini sudah memenuhi kebutuhan masyarakat di Kota Solo.

Terima proposal
Sementara itu menurut Kepada DLLAJ Kota Solo, Yoscha Herman Sudrajat pada kesempatan yang berbeda membenarkan jika saat ini pihaknya telah menerima proposal perizinan rencana masuknya taksi Blue Bird ke Solo.

Tetapi hingga saat ini pihaknya belum bisa memutuskan apakah akan memberikan izin atau tidak.

’’Dalam proposal itu dikatakan untuk tahap pertama yang akan masuk sebanyak 50 armada. Tetapi untuk selanjutnya jumlah armada yang akan masuk tidak disebutkan,’’ jelas dia.

Menurut Yoscha, pihaknya akan melakukan uji kelayakan apakah armada yang tersedia di Kota Solo sudah memenuhi kebutuhan warga Solo ataukah masih perlu ditambah.

Untuk itu pihaknya belum bisa memastikan apakah rencana tersebut disetujui atau tidak. K.21-bg

Sumber: WawasanDigital

Tag: , , ,


%d blogger menyukai ini: