Blue Bird Berencana Masuk Solo


Pengusaha taksi Solo mendapat ancaman bakal datangnya perusahaan taksi ternama dari Jakarta, Blue Bird. Wacana ini membuat sejumlah pengusaha taksi khawatir. Demikian disampaikan Ketua Organisasi Pengusaha Angkutan Darat (Organda) Solo, Joko Suprapto saat ditemui Espos di ruang kerjanya, Rabu (19/11).

“Nampaknya ada informasi bahwa ada perusahaan taksi besar yang berencana masuk ke Kota Solo, dalam jumlah besar, sekitar 300 hingga 400 armada. Sehingga, dengan adanya kabar ini, dari teman-teman pengusaha merasa cemas,” tutur Joko.

Menurutnya, dengan banyaknya armada taksi yang tersedia di Solo sudah cukup membuat pengusaha taksi Solo keteteran. Karena, taksi bukanlah kebutuhan angkutan utama bagi masyarakat Solo. Dan pihaknya menilai, Solo belum kekurangan armada taksi.

“Bagaimana nanti kalau ditambah pesaing baru? Apa tidak semakin berat? Karena dengan kondisi seperti sekarang ini, pasti akan lebih berat.” Pihak Organda hanya menginginkan situasi Kota Solo, dalam hal ini persaingan bisnis angkutan taksi tetap terjaga.

“Pasalnya, dari teman-teman pengusaha mengancam akan mogok beroperasi jika Blue Bird benar-benar masuk ke Kota Solo.”

Meskipun hingga saat ini, lanjut Joko, izin masuknya Blue Bird ke Kota Solo belum ada, namun Organda ingin menegaskan kepada pihak-pihak yang paling berwenang, yaitu Dinas Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (DLLAJ) dan Walikota Solo, untuk tidak memberikan lampu hijau jika Blue Bird benar-benar mengajukan izin.

Sementara, Kepala DLLAJ Kota Solo, Yosca Herman Sudrajat membenarkan bahwa Blue Bird berencana masuk ke Kota Solo.

Oleh: Hijriyah Al Wakhidah

Sumber: Solopos

Tag: ,


%d blogger menyukai ini: