Awal Agustus, Taksi Baru VW Beroperasi di DKI


Jakarta-Taksi eksekutif merek Volkswagen (VW) segera beroperasi. Taksi dengan nama Premium ini sudah disiapkan lima unit dan rencananya dalam waktu dekat akan dioperasikan.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta Nurachman menyatakan hal itu kepada SH, Rabu (25/7) siang. Menurutnya, pengoperasian taksi eksekutif itu kemungkinan awal Agustus 2007 yang diresmikan Gubernur Jakarta Sutiyoso.

Pada bagian lain, Kepala Subdinas Bidang Usaha Dishub Jakarta Henda Sunugroho kepada SH mengatakan, PT Karisma Muda yang akan mengoperasikan taksi eksekutif ini. Saat ini, katanya lima unit taksi mewah itu sudah siap beroperasi. Secara bertahap PT Karisma Muda akan terus menambah jumlahnya sesuai izin prinsip. Jumlah taksi yang akan dioperasikan PT Karisma Muda, sesuai izin prinsip berjumlah 200 unit.

Menurut Henda, saat ini jumlah taksi eksekutif yang beroperasi di Jakarta sebanyak 815 unit. Jumlah itu belum termasuk lima unit taksi Premium yang menggunakan mobil merek VW.

Jumlah taksi eksekutif masih bisa bertambah karena tidak mengganggu pasaran sebab pangsa pasarnya berbeda dengan taksi pada umumnya. Tentu masyarakat kelas ekonomi tertentu saja yang menggunakan taksi eksekutif, sebab tarifnya mahal.

Jumlah taksi biasa belum bertambah, bahkan yang sudah direalisasikan pun dalam kenyataannya hanya sebagian yang beroperasi. Hal itu kemungkinan disebabkan karena adanya persaingan yang semakin berat. Apalagi, banyak sekali taksi dari luar Jakarta yang juga beroperasi di wilayah Jakarta.
Jumlah taksi Jakarta yang dioperasikan 44 perusahaan, sesuai dengan SK Gubernur DKI Jakarta, sebanyak 25.296 unit, di mana dari jumlah ini, baru terealisasi 24.251 unit. Dari jumlah yang sudah direalisasikan ini, hanya 16.045 unit yang beroperasi.

Banyak taksi tidak beroperasi, kemungkinan karena taksi sudah rusak atau tidak laik lagi. Taksi-taksi tersebut sengaja tidak dioperasikan karena tidak mampu bersaing atau merugi. Selain itu ada juga taksi yang sudah berubah menjadi kendaraan berpelat hitam.

Dari data ini, kata Henda, seharusnya jumlah taksi masih kurang dan masih perlu ditambah, sebab sesuai SK Gubernur DKI Jakarta, jumlahnya 25.296 unit. (andreas piatu)

Diambil dari : Sinar Harapan

Tag: ,


%d blogger menyukai ini: