Taksi TV Oke, Keamanan Wajib


(static.flickr.com)

Jakarta – Perang strategi armada taksi kian panas. Mereka berebut penumpang yang menurun karena kenaikan tarif. Pasang label tarif lama sudah biasa. Kini, ada yang merayu penumpang dengan hiburan televisi.

Setidaknya, itulah yang kini dilakukan beberapa operator taksi untuk kembali meraih hati masyarakat. PT Express Transindo Utama, pemayung manajemen Taksi Express, misalnya, akan melengkapi armadanya dengan LCD TV. Untuk tahap awal, sudah lebih dari 100 armada yang dilengkapi dengan monitor LCD TV.

“Taksi yang dilengkapi dengan LCD ini, untuk tahap awal, kami pasang di taksi bandara,” kata Herwan Gozali, Direktur Operasional Express Group.

Untuk selanjutnya, Taksi Express akan terus mengembangkan layanan LCD TV ini agar konsumen merasa nyaman saat di dalam taksi. “Target kami ada 500-600 armada taksi yang akan dipasangi LCD hingga akhir tahun 2008 ini,” imbuhnya. Menurutnya, tujuan Express memberikan layanan ini adalah memberikan hiburan kepada penumpang agar tidak jenuh di dalam taksi kendati berada di tengah kemacetan. LCD TV ini, akan diisi dengan video musik, informasi hotel dan restoran, hingga iklan film-film terbaru (movie trailer).

Apabila penumpang merasa bosan, berdiskusi dengan teman atau menelepon, sehingga merasa terganggu dengan suara dari LCD TV, ada pengatur suara yang bisa diatur sendiri oleh penumpang.

Express bukanlah taksi yang mempelopori fasilitas TV di dalam taksi. Taksi Transcab yang dijalankan oleh PT Andalan Sekawan Transcab, anak perusahaan pariwisata Panorama Group, sudah memanjakan penumpangnya dengan layanan hiburan TV pada awal tahun ini, tepatnya bulan Maret 2008.

Taksi yang mempunyai ciri khas warna dasar kuning dengan motif kotak-kotak hitam seperti papan catur ini melakukan terobosan untuk menarik penumpang dengan fasilitas TV dengan berbagai saluran nasional maupun internasional secara cuma-cuma.

Sepintas, tidak ada beda antara Transcab dari taksi dari perusahaan-perusahaan lain yang lebih dulu hadir di Jakarta. Armada Transcab menggunakaan mobil yang juga banyak dipakai perusahaan taksi lain. Transcab tidak menggunakan mobil-mobil kelas premium, Mercy atau Toyota Crown, yang digunakan Silver Bird.

Namun begitu masuk taksi, penumpang yang duduk di bangku belakang akan menghadapi televisi dengan layar LCD ukuran 10 inci. Televisi dipasang tepat di tengah-tengah antara dua jok depan sehingga hanya bisa ditonton penumpang di bangku belakang.

Saluran televisi yang disediakan antara lain BBC World, MTV, CNBC, dan

Channel News Asia. Ada juga saluran khusus olah raga yakni Eurosport dan suguhan bagi anak-anak yakni Nickelodeon dan Space Toon. Beragamnya saluran televisi ini sesuai dengan kalimat promosi pada kaca belakang taksi yang berbunyi Travel with World Best TV Channel.

Suara televisi pun dibuat surround dengan penempatan speaker di belakang tempat duduk penumpang belakang. Sedangkan gambar di layar LCD tidak goyang lantaran saluran televisi di taksi itu diperoleh dari layanan khusus TV mobil, M2V.

Leo, seorang sopir armada taksi Blue Bird pun terkesan dengan banyak taksi-taksi yang kini menawarkan layanan hiburan TV. “Taksi-taksi begitu memang enak sih buat penumpangnya,” ujarnya kepada INILAH.COM,Jumat (28/6). Akan tetapi, ia mengungkapkan pelayanan yang baik, kenyamanan, dan pengetahuan akan jalan adalah faktor penting yang harus diutamakan taksi.

Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Bambang Susantono, menyambut baik dengan maraknya taksi yang menawarkan fasilitas hiburan seperti TV. “Ini bagus karena akan memberikan banyak pilihan bagi masyarakat. Biarkan masyarakat yang memilih. Ini juga merupakan suatu persaingan yang sehat di bisnis pertaksian kita,” ujarnya kepada INILAH.COM, Sabtu, (28/6).

Ia juga menambahkan hadirnya taksi-taksi dengan televisi tetap saja harus mengedepankan masalah keamanan dan kenyamanan penumpang. Itulah aspek mendasar bagi penumpang ketika menggunakan jasa taksi.

“Ada yang lebih memilih menggunakan taksi terkenal yang lebih nyaman. Pada akhirnya nanti akan ada seleksi alam. Kalau layanan TV ada, tapi AC, misalnya, tidak dingin lagi dan tingkat keamanannya diabaikan, taksi tersebut tentunya tidak akan diminati lagi oleh para penggunanya,” imbuhnya.

Bam berharap ke depannya bukan hanya taksi yang menawarkan layanan hiburan TV, tapi juga sarana angkutan umum lainnya seperti bus TransJakarta atau Kereta Api Listrik. “Ke depan kompetisinya akan semakin sehat dengan adanya layanan TV di taksi ini. Layanan, keselamatan, dan daya jangkau masyarakat. Di variabel itulah akan terjadi pusat persaingan antar angkutan umum, khususnya taksi di masa mendatang,” jelasnya.

Sumber: INILAH.COM

Tag: ,

Satu Tanggapan to “Taksi TV Oke, Keamanan Wajib”

  1. sewa mobil Says:

    tapi di indonesia baru ada 1 perusahaan doank ya yang ngasih layanan ada tv nya…

    http://www.sewamobilrental.com/

Komentar ditutup.


%d blogger menyukai ini: