Untold Story: Uneg-uneg Para Sopir Taksi


Dari beberapa obrolan dengan para supir taksi, ternyata dapat disimpulkan:
1. Taksi BlueBird (BB) hingga sekarang susah ditandingi oleh armada lain. Jumlah armada BB lebih dari 10.000 mobil.
2. Di Taksi Express, supir taksi lebih merawat tunggangannya karena diharuskan menyicil ke perusahaan melalui hasil setoran per harinya itu. Setelah 5,5 tahun, mobil itu akan menjadi milik mereka. Armada taksi Express pasti d-update setiap 5 tahun sekali.
3. Sebenarnya kejahatan di taksi tidak hanya terjadi pada taksi gelap atau yang kurang terkenal. Menurut penuturan salah seorang supir taksi BB, kejahatan di BB kalau mau ditelusuri juga cukup banyak. Namun kasus-kasus negatif mengenai BB tidak pernah terekpos oleh media massa. Perusahaan biasanya akan menanggung korban agar jangan sampai menceritakan kejadian buruk yang dialaminya ke publik.
4. Supir-supir taksi biasanya keluar dari pool mulai pukul 1 dinihari. Namun berangkat kerja tergantung dari sopir, ada yang langsung narik tapi ada pula yang baru berangkat pukul 4 atau 5 pagi.
5. Di beberapa perusahaan taksi, jika setoran sopir tidak mencapai minimal maka akan diberi surat peringatan.
6. Saat ini ada dua tarif yang berlaku yaitu tarif baru (TARU) dan tarif lama (TARLAM). Tarif baru biasanya dipakai oleh perusahaan taksi yang memliki armada baru, sedangkan armada taksi yang umurnya sudah lebih dari 3 tahun biasanya dibuat tarif lama. Namun persaingan yang ketat membuat beberapa perusahaan taksi terpaksa menggunakan TARLAM agar laku. Untuk mencari taksi TARLAM, pastikan ada tulisan ‘Tarif Lama’ ada di kaca jendelanya.

2 Tanggapan to “Untold Story: Uneg-uneg Para Sopir Taksi”

  1. niken Says:

    ya jelas la kejahatan di Blue Bird ga pernah di ekspos, denger2 niy… (dr supir Blue Bird juga) pendiri Blue Bird kan guru besarnya PTIK, jd back up POLRI cukup kuat utk nutupin boroknya Blue Bird

  2. Uki Says:

    seringkali kejahatan yg dilakukan sopir Blue Bird ditutupi pihak manajement dengan dalih no lambung dan nama pengemudi tidak ada dalam armadnya demi mengamankan armada yg akan dijadikan barang bukti

Komentar ditutup.


%d blogger menyukai ini: