Hati-hati! Modus Baru Penculikan di Taksi


Peristiwa penculikan di dalam taksi seperti yang pernah dialami Business Centre Manager Hotel Regent Jakarta beberapa waktu yang lalu pantas menjadi pelajaran berharga buat kita, terutama kaum hawa. Anda harus waspada ketika memilih sebuah taksi.

Kala itu si manajer naik taksi QUEEN jam 5 sore dari depan tempatnya bekerja. Ternyata taksi tersebut sudah diikuti oleh sebuah mobil berisi empat orang lelaki. Karena lalu litas macet di dekat tugu 66, tiba-tiba dua orang lelaki dari mobil belakang masuk ke taksi dari pintu belakang kanan-kiri, satu orang dipintu depan, satunya lagi stay di mobil mengikuti taksi dari belakang.

Belum sempat berteriak, manajer itu sudah direbahkan di bawah kursi belakang dan diinjak oleh dua lelaki yang ternyata komplotan si supir taksi. Lantas mereka mengancam akan membunuh si wanita tersebut jika berusaha mencari pertolongan. Seluruh barang berharga milik sang manajer dipreteli.

Setelah itu komplotan mengarahkan taksinya ke lokasi ATM yang sepi dan menguras rekening milik korban. Berhasil mendapatkan uang, kompoltan penjahat taksi membuang wanita malang tersebut di pinggir jalan tol yang sepi.

Kejadian nyata ini sepatutnya bisa menjadi pengalaman Anda saat memilih dan menghentikan taksi di mana pun. Bagi penumpang taksi harus sigap jika sopir tiba-tiba berhenti di tengah jalan. Kejahatan umumnya berawal ketika sopir berhenti dengan alasan yang macam-macam, seperti ban bocor atau seperti halnya kejadian di atas. Pastikan Anda menggunakan taksi yang memiliki reputasi dan pelayanan baik. Hindari memilih taksi gelap seperti berikut:
1. KOTAS
2. STEADY SAFE
3. PRESTASI
4. DIAN
5. ROYALCITY
6. QUEEN
7. GOLDEN TAXI


%d blogger menyukai ini: