Pembunuh Sopir Taksi Celebrity ”Didor”


Jakarta – Setelah lebih dari dua pekan menjadi buronan, dua dari tiga pembunuh Chaerudin (39), sopir Taksi Celebrity, Rabu (26/9) dini hari, dibekuk petugas Polsek Metro Pademangan.

Satu tersangka pelaku, Sigit Pramono, ditembak karena berusaha kabur. Korban Chaerudin ditemukan tewas dengan sebuah luka tusukan di dada kirinya di Jalan RE Martadinata, Jakarta Utara, 9 September 2007 lalu.
Keterangan yang diperoleh SH, Rabu pagi ini menyebutkan, petugas berhasil membekuk dua dari tiga tersangka pelaku pembunuhan sopir taksi itu yakni Ade Mahmud dan Sigit Pramono.

Sementara itu, tersangka pelaku lainnya, Unyil masih dalam pengejaran petugas. Para pelaku diketahui berasal dari Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel).

Petugas terpaksa melepaskan sebuah tembakan ke paha kanan Sigit Pramono karena berusaha kabur ketika hendak ditangkap di rumah kontrakan di Kampung Dao Atas, Mangga Dua, Pademangan, Jakarta Utara. Tersangka pelaku Ade Mahmud dibekuk tanpa perlawanan berarti di Peron Stasiun Kampung Bandan, Selasa (25/9) malam.

Keberhasilan petugas dalam mengungkap kasus pembunuhan ini, tak lain berkat keterangan sejumlah saksi yang mengetahui kejadian tersebut, serta nilai tarif di argo taksi korban yang tercatat berjumlah Rp 7.420.
Dari penangkapan Ade ini, petugas berhasil mengetahui keberadaan Sigit yang tak lain adalah pelaku utama penusukan dan meringkusnya di rumah kontrakan yang lokasinya berada di belakang kawasan Pasar Pagi, Mangga Dua, Jakarta Utara.

Kapolsek Metro Pademangan Komisaris Widjanarko membenarkan penangkapan para tersangka pembunuhan sopir taksi tersebut. Ia menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap kedua tersangka, pembunuhan tersebut dilatarbelakangi keributan pembayaran ongkos taksi yang dikemudikan korban.

Para tersangka mengaku malam itu menumpang taksi korban dari kawasan wisata Ancol ke perempatan Gunung Sahari. Nilai tarif yang tertera berjumlah Rp 7.420, sementara ketiga pelaku hanya memiliki uang sebesar Rp 5.000.

Saat cekcok mulut terjadi, Sigit yang memegang pisau langsung menusukkannya ke tubuh korban, warga Jalan Satria I, RT 05/ RW 18, Jatiwaringin, Pondok Gede itu yang tewas seketika.

Oleh
Bachtiar
Sumber: Sinar Harapan

Tag: , ,


%d blogger menyukai ini: