Tulisan terkirim dikaitan (tagged) ‘MaXi Cab’

Nyaman Bepergian dengan Taksi di Singapura

5 September 2010

Anda dapat memanggil taksi dengan mudah di sebagian besar bagian Singapura. Namun harap ingat, mobil tidak diizinkan untuk menunggu atau bahkan berhenti di bagian jalan yang bercat kuning ganda atau bergaris gerigi. Yang terbaik adalah memanggil taksi dari salah satu halte taksi yang banyak terdapat di Singapura – halte taksi di hotel dan pusat perbelanjaan adalah yang paling umum.

Jika Anda bepergian dalam rombongan atau membawa banyak sekali belanjaan atau bagasi, Anda mungkin ingin memesan taksi ke lokasi yang Anda tentukan. Berikut nomor telepon berbagai layanan taksi di Singapura, yang akan berguna jika Anda berada di bagian pulau yang lalu lintasnya sepi atau jika Anda tidak bisa mendapat taksi selama jam puncak kesibukan (peak hours) atau karena alasan lain. Jika Anda berada di tempat hiburan atau restoran, layanan penerima tamu di sana juga dapat memanggilkan taksi untuk Anda.

Perusahaan taksi utama di kota ini:
Comfort Transportation Pte Ltd / CityCab Pte Ltd:  (65) 6552 1111
Premier Taxis Pte Ltd:  (65) 6476 8880
Maxi Cab:  (65) 6535 3534
SMRT Taxis:  (65) 6369 0111

Dicomot dari: YourSingapore

Bang Yos Luncurkan Taksi Caravelle Berpenumpang 8 Orang

31 Juli 2007

Jenis taksi di Jakarta bertambah lagi. Selain taksi reguler dan taksi mewah Mercy C-Class Sport, kini ada taksi berukuran besar berpenumpang 8 orang termasuk 1 sopir.

“Saya nyatakan dukungannya atas beroperasinya taksi ini,” kata Gubernur Sutiyoso saat meresmikan taksi jumbo ini di showroom Europe Car, Jl Hayam Wuruk, Jakarta Pusat, Selasa (31/7/2007).

Taksi itu menggunakan mobil VW Caravelle. Taksi bermerek MaXi Cab ini bercat putih dan menggunakan gas sebagai bahan bakar sehingga lebih ramah lingkungan.

Sementara itu Dirut PT Kharisma Muda Kartika Antono sebagai operator MaXi Cab mengatakan, saat ini baru 5 unit saja yang diluncurkan. Operasi taksi ini meliputi seluruh Jakarta.

“Diharapkan dalam 2 tahun ke depan, bisa mencapai hingga 200 unit. Ukuran segitu cukup nyaman untuk penumpang,” tutur Kartika.

Target pasarnya, lanjut Kartika, adalah penumpang bandara, tamu hotel, perusahaan tur dan travel, organisasi eksekutif, dan perusahaan.

Tarifnya pun terhitung ‘maxi’ dibanding tarif taksi pada umumnya. Untuk tarif buka pintu Rp 10 ribu, tarif per kilometernya Rp 5 ribu, serta tarif tunggu Rp 80 ribu per jam. Harga ini jelas lebih mahal jika dibandingkan dengan taksi reguler yang tarif buka pintu Rp 4.000 hingga Rp 5.000.

Pembayaran taksi ini bisa dilakukan dengan menggunakan kartu kredit, voucher dan tunai. Namun sayangnya taksi jumbo ini baru bisa beroperasi pada 8 Agustus 2007 nanti, karena izinnya baru diberikan pada 7 Agustus.

Detik News


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.