Arsip untuk ‘Tarif Taksi’ Kategori

Tarif Taksi Turun 10 Persen

21 Januari 2009

Yogyakarta, Kompas – Setelah alot berunding, akhirnya tercapai juga kesepakatan untuk menurunkan tarif angkutan. Tarif taksi merupakan angkutan yang paling besar menurunkan ongkosnya, 10 persen. Angkutan yang lain hanya sekitar 5-6 persen.

Kesepakatan tersebut tercapai dalam pertemuan antara Organda (Organisasi Pengusaha Nasional Angkutan Bermotor di Jalan) dengan Dinas Perhubungan DIY dan Lembaga Konsumen Yogyakarta, Senin (19/1).

Jika kesepakatan ini disahkan, tarif angkutan perkotaan misalnya turun dari Rp 2.500 per penumpang menjadi sekitar Rp 2.350 per penumpang. Tarif taksi akan turun dari Rp 3.000 per kilometer menjadi Rp 2.700 per kilometer. (more…)

Tarif Taksi di Jateng Segera Turun

21 Januari 2009

SEMARANG, SELASA – Tarif taksi di Jawa Tengah akan diturunkan secara serentak per 1 Februari menyusul turunnya harga premium. Pengusaha diharapkan segera menyosialisasikannya kepada pengemudi.

Ketua Asosiasi Pengusaha Taksi Jawa Tengah Tutuk Kurniawan mengemukakan hal tersebut di Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa (20/1).

Menurut Tutuk, tarif yang akan diturunkan adalah tarif flat call batas bawah, yaitu dari Rp 4.500 untuk kilometer pertama menjadi Rp 4.000. Untuk tarif pada kilometer selanjutnya masih tetap, yaitu Rp 250 per kilometer, ujar Tutuk yang juga selaku Wakil Ketua DPD Organda Jateng.

Untuk tarif batas atas juga tidak ada perubahan, masih Rp 5.000 untuk kilometer pertama dan Rp 275 untuk kilometer selanjutnya.

Tutuk mengimbau kepada para pengusaha taksi untuk segera menyosialiasikan penurunan tarif kepada pengemudi. Hal ini karena kebanyakan perusahaan taksi menggunakan sistem setoran sehingga komponen bahan bakar minyak dibebankan kepada pengemudi. Dengan begitu, turunnya harga BBM akan berdampak pada penghasilan pengemudi, ucapnya.

Tarif AKDP

Setelah disepakati turun seb esar tujuh persen pada Jumat (16/1), tarif bus angkutan antarkota dalam provinsi (AKDP) Jateng mulai diberlakukan pada Senin (19/1) lalu.

Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informasi Jateng Kris Nugroho menuturkan, pemberlakuan tarif tersebut seiring dengan terbitnya Peraturan Gubernur Nomor 4 Tahun 2009 tentang tarif angkutan umum.

Untuk itu, lanjut Kris, pihaknya akan menindak tegas para pengusaha bus AKDP yang belum menurunkan tarifnya di lapangan. ” Mereka yang masih mengenakan tarif lama akan langsung ditertibkan,” ujar Kris, Selasa.

Tarif dasar bus AKDP Jateng turun dari Rp 115 menjadi Rp 107 per kilometer (km) untuk setiap penumpang. Tarif batas atas turun dari Rp 150 menjadi Rp 139 per km per penumpang dan tarif batas bawah dari Rp 92 menjadi Rp 86 per kilometer per penumpang. Penurunan tarif tersebut didasarkan atas berkurangnya biaya BBM sebagai salah satu komponen dalam biaya operasi langsung kendaraan, kata Kris.

Ketua Lembaga Pembinaan dan Perlindungan Konsumen (LP2K) Semarang Ngargono menyatakan, pemerintah hendaknya langsung menyosialisasikan tarif bar u di tempat-tempat strategis seperti terminal dan halte, agar masyarakat mengetahui adanya pemberlakuan tarif baru setelah turunnya harga BBM. “Agar konsumen bisa mengetahui bahwa tarif angkutan sudah turun dan bisa memprotes armada yang masih menggunakan tarif lama,” kata Ngargono.

Artikel ditulis oleh Harry Susilo

http://www.kompas.com

DPRD Jakarta Desak Tarif Taksi Ikut Turun

20 Desember 2008

DPRD Jakarta mendesak agar tarif taksi diturunkan seiring dengan kebijakan penurunan ongkos angkutan umum sebesar 5 persen.

Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta Aliman Aat mengatakan, penurunan tarif taksi merupakan hal yang wajar. Dalam waktu dekat, pihaknya akan meminta pemprov agar merealisasikan penurunan tarif taksi tersebut.

Sebelumnya, pemprov bergerak cepat ketika pengusaha angkutan meminta tarif dinaikkan menyusul naiknya harga BBM. Sekarang, pemprov pun harus melakukan hal serupa. “Berpikirlah dengan adil. Jangan menambah susah rakyat,” katanya di Jakarta, Kamis (18/12/2008). (more…)

Tarif Taksi Naik 10 %

16 Juli 2008

Menyusul kenaikan harga BBM, terhitung sejak 14 Juli 2008, Kosti Solo menaikkan tarif argometer. Perusahaan layanan jasa taksi paling terkenal di Kota Bengawan itu mematok besaran kenaikan 10%. Dengan kenaikan itu maka per km diberi tarif Rp 2.700. Sedangkan untuk pembayaran minimal pelayanan/permintaan adalah Rp 12.000 dari tarif sebelumnya, yakni Rp 10.000. Sedangkan untuk pembatalan pesanan, tarif naik menjadi Rp 10.000. ( Joglosemar )

Artikel dari Kotasolo.info

Senin, Tarif Baru Taksi Reguler Diberlakukan

15 Juni 2008

JAKARTA, Kenaikan tarif taksi reguler sebesar 20 persen akan diberlakukan mulai Senin (16/6). Penyesuaian tarif pada argometer dari setiap taksi akan dilakukan secara bertahap, sehingga untuk sementara waktu penumpang dapat melihat tabel sebagai patokan perhitungan tarif.

Pemberlakukan tarif baru itu ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan DPD Organda DKI Jakarta nomor SKEP-011/DPD-OGD/VI/2008 tertanggal 13 Juni 2008 tentang Penetapan Penyesuaian Tarif Angkutan Taksi di DKI Jakarta. Penyesuaian tarif taksi tersebut sesuai surat persetujuan gubernur DKI nomor 1065/-1.811.1 tentang Persetujuan Penyesuaian Tarif tertanggal 11 Juni 2008.

Tarif buka pintu atau flag fall untuk batas atas naik dari Rp 5.000 menjadi Rp 6.000. Untuk setiap kilometer naik dari Rp 2.500 menjadi Rp 3.000 dan ongkos tunggu Rp 25.000 menjadi Rp 30.000 per jam. Tarif batas bawah yang ditetapkan buka pintu naik dari Rp 4.000 menjadi Rp 5.000, tarif per Km naik dari Rp 1.800 jadi Rp 2.500 dan ongkos tunggu naik dari Rp 18.000 jadi Rp 25.000 per jam.

“Kenaikan hanya terjadi pada tarif taksi reguler. Tarif taksi eksekutif untuk sementara tidak naik dulu,” kata Ketua DPD Organda DKI Jakarta Herry JC Rotty, Minggu (15/6). (more…)


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.